Salah satu alasan membuat blog ini karena banyak yang bertanya mengenai modifikasi pelek standart CS1(pelek balok/palang) menjadi pelek ruji/jari- jari. Ok, kita mulai dari teromol belakang.
1. Belakang


Teromol belakang saya menggunakan milik Honda Supra X 125 DD(Double Disk), varian Supra ini jarang, menurut pengalaman saya tidak semua orang dealer Honda mengetahui varian ini, membeli part inipun bila melalui dealer Honda harus disertai fotokopi STNK varian Honda Supra X 125 DD, untuk harganya sekitar Rp. 240.000,-. Beruntung saya membeli dari seorang teman dengan harga Rp. 200.000,- lengkap dengan part set-nya(bearing, dll) dalam kondisi 99.9%, saya belum tahu apakah part set-nya teromol ini sama dengan milik CS1 tetapi untuk part pangkon/bracket gir belakang (huruf A pada gambar di atas) tetap memakai milik CS1, begitu juga dengan gir belakang dan pangkon/bracket piringan cakram.
2. Depan
Teromol depan mengaplikasi milik Honda Supra yang masih memakai kabel speedometer.
Pada lingkaran merah di atas menunjukkan part dari rangkaian speedometer, pada part ini saya masih memakai milik CS1
Pada 2 lingkaran merah di gambar no.4(atas) menunjukkan dudukan dari part pada gambar no.3, karena dudukan pada teromol lebih kecil daripada part pada gambar no.3 ini(ditunjukkan pada 2 lingkaran merah pada gambar no.5) maka dudukan pada teromol harus disesuaikan dengan cara memperbesar menggunakan obeng minus(-).
Huruf A pada gambar di atas menunjukkan part yang disebut bearing, pada teromol yang saya pakai ini awalnya memiliki bearing yang berbeda di sisi kiri dan kanannya(besar dan kecil), kendala yang ada yaitu bearing yang ukurannya lebih kecil lebih cepat aus sehingga solusinya teromol saya bawa ke tukang bubut untuk memasang bearing dengan ukuran yang sama besar.



