Exhaust atau yang biasa kita kenal dengan sebutan knalpot pada CS1 saya, mengaplikasi milik Honda Supra X 125 tetapi hanya silincernya saja sementara pipa knalpot dari mesin hingga sambungan di silincer tetap menggunakan milik CS1

Pada silincer Supra X 125 posisi pemasangannya agak rendah dari posisi silincer CS1 oleh karena itu diperlukan plat tambahan untuk menyesuaikan posisi, untuk meminimal resiko yang ada saya menggunakan plat tambahan dari bahan stainless steel (lingkaran merah pada gambar atas).
Lubang baut pada silincer Supra X 125 berbeda dengan posisi pipa CS1 oleh karena itu diperlukan penyesuaian dengan cara menutup letak lubang baut milik Supra X 125 kemudian diganti dengan posisi yang sesuai pipa CS1, untuk pengerjaan ini diserahkan ke tukang bubut.
Lingkaran merah pada gambar atas menunjukkan posisi lubang baut Supra X 125, sementara lingkaran biru menunjukkan posisi yang sesuai dengan CS1.
Karat/korosi pada gambar di atas bisa diatasi dengan menggosok menggunakan kertas gosok halus, dengan demikian krom dari silincer kembali ke permukaan.